Langsung ke konten utama

Jalan Itu Masih Panjang


JUDUL BUKU          : JALAN ITU MASIH PANJANG.
PENGARANG           : Rabin S.
PENERBIT                 : PT Indah Jaya.
TAHUN TERBIT       : 1996.
KOTA TERBIT          : Jakarta.

S I N O P S I S
Darmana adalah siswa kelas 2C SMP Karang Mulang. Darmana adalah anak dari seorang ayah yang mempunyai usaha membuka Los tanaman hias. Mia teman Darmana menyampaikan pesan dari ayahnya untuk membuat tanaman pagar,. Pada Darmann, waktu itu adalah setelah pulang sekolah. Mia mendapat saran dari Darmana untuk bertanya pada Handika. Handika adalah teman Arini (kakak Darmana) Handika sangat berpengalaman masalah tanaman hias, terutama untuk membuat tanaman pagar. Miapun setuju dan sore ini ia diantar Darmana.
Ketiaka Darmana sampai rumah ia sangat dikejutkan oleh keadaan Ayahnya yang terbaring sakit di kamarnya. Ayahnya menyuruh ia untuk pergike rumah kakaknya untuk melihat tanaman hias jenis baru. Kebetulan sore ini ia akan pergi kerumah kakaknya dengan Mia. Di ruamah Handika mereka membicarakan tentang tanaman pagar dan melihat berbagai tanaman hias yang baru.
Malam harinya Darmana dan kawan-kawannya pergi ke Masjid untuk belajar mengaji. Sepulang dari mengaji dalam perjalanan pulang mereka mendengar teriakan sejumlah orang “ Malimg Motor!” padahal tempat itu sangat sepi sekali. Suara itu semakin jelas terdengar kearah Darmana dan teman-temannya, mereka mendengar suara motor itu semakin dekat. Darmana lalu melepas sarungnya dan memegangi ujung satu dan temannya diujung lainnya. Ketika motor itu semakin dekat, mereka berdua memegangi ujung sarung itu dengan kuat-kuat. Pencuri motorpun menabrak sarung yang dibentangkan. Dan akhirnya pencuri motor itu berhasil diamankan oleh pihak yang berwajib.
Setiap hari yang menjaga kios tanaman hias adalah Darmana, Arin dan Ibunya dan itu dilakukan secara bergantian. Saat Darmana menjaga kios, 2 orang berboncengan mengendarai motor dan berhenti di depannya, mereka berdua adalah penagih uang keamanan. Mereka berdua meminta uang keamanan pada Darmana secara kasar. Tetapi Darmana tidak memberikan uang kepada mereka berdua. Menurutnya itu adalah pemeresan. Darmanapun lalu dianiaya dua orang tersebut. Lalu ia dipukul pipinya, diguncangkan tubuhnya, dan terus ditinju wajahnya. Kedua orang itu pergi meninggalkan Los. Tidak lama setelah kejadian itu Handika datang dan ia bertanya apa yang terjadi. Darmanapun menceritakan semuanya. Handika menyesal karena tidak datang lebih cepat.
Darmanapun libur dari menjaga Los. Handika menggantikan. Pemeras itu tidak berani datang tetapi saat Darmana yang menjaga, mereka datang lagi. Darmanpun menggunakan alat di Los  yang ada untuk membela diri. Tiba-tiba 2 orang anggota tim Buser datang untuk menangkap pemeras tersebut.

KESIMPULAN
Buku cerita ini memberikan amanat bahwa, pertahankan sesuatu yang benar, jangan takut melawan yang salah, bersikap ramah pada pembeli karena ia adalah raja dan selalu bersikap rendah hati.

Komentar

  1. hallo..admin. the article is very very nice and interesting, very helpful to me. thank you

    natural crotchy itchy drug

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dilatasi pada sebuah bangunan

Dilatasi adalah sebuah sambungan/garis pada sebuah bangunan yang karena sesuatu hal memiliki sistim struktur berbeda. digunakan untuk menghindari kerusakan atau retak – terak pada bangunan yang ditimbulkan oleh gaya vertikal dan horizontal, seperti pergeseran tanah, gempa bumi, dan lain - lain. Dilatasi Bangunan, biasanya digunakan pada:        Bangunan yang mempunyai tinggi berbeda – beda. ( pertemuan antara bangunan yang rendah dengan yang tinggi ).        Pemisah bangunan induk dengan bangunan sayap.        Bangunan yang memiliki kelemahan geometris.        Bangunan yang memiliki panjang >30m.        Bangunan yang berdiri diatas tanah yang kurang rata.        Bangunan yang ada didaerah gempa.        Bangunan yang mempunyai bentuk denah bangunan L, T, Z, O, ...

Sengsara Membawa Nikmat

JUDUL BUKU     : SENGSARA MEMBAWA NIKMAT PENGARANG       : TULIS SUTAN SATI KOTA                    : JAKARTA PENERBIT           : BALAI PUSTAKA SINOPSIS Midun dan kacak adalah dua orang pemudayang saling bermusuhan. Midun adalah anak orang miskin, sedangkan kacak adalah anak orang kaya, ibunya menjadi penghulu laras di daerah itu, sehingga membuatnya menjadi sombong dan bangga dengan kekayaan yang dimilikinya. Sedangkan Midun adalah anak yang pandai mengaji dan pandai main silat. Pangkal dari permusuhan itu adalah karena Midun sangat disukai masyarakat, dan Kacak tidak. Dia menganggap bahwa midun telah menghasut masyarakat. Pertengkaranpun terjadi, pernah suatu hari mereka bertengkar pada saat pertandingan sepak bola. Kacak mengincar setiap pertengkaran Midun dan dia berhasil. Suat...

Ilmu Bangunan Gedung

A.     Pengertian Ilmu Bangunan Gedung Yang dimaksud dengan ilmu bangunan adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan perencanaan dan pelaksanaan pembuatan maupun perbaikan bangunan. Dalam penyelenggaraan bangunan diusahakan ekonomis dan memenuhi persyaratan tentang bahan, konstruksi maupun pelaksanaannya. Bangunan adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukan baik yang ada di atas, di bawah tanah dan/atau di air. Bangunan biasanya dikonotasikan dengan rumah, gedung ataupun segala sarana, prasarana atau infrastruktur dalam kebudayaan atau kehidupan manusia dalam membangun peradabannya seperti halnya jembatan dan konstruksinya serta rancangannya, jalan, sarana telekomunikasi, dan lain-lain. Bangunan yang dimaksud di atas meliputi: a.        Bangunan merupakan hasil karya orang yang mempunyai tujuan tertentu untuk kepentingan peror...